A. TEKNIK APLIKASI
Starterkit ini menggunakan sistem wick system. Sistem terdiri atas books kontainer, styrofoam, netpot kain flanel, dan media tanam. Teknik hidroponik ini sederhana sehingga cocok untuk pemula yang tertarik menanam sayur.
B. PRINSIP KERJA
Termasuk teknik hidroponik pasif. Aliran nutrisi bergantung pada gaya kapilaritas dari media tumbuh yang berasal dari sumbu sebagai reservoir—pengalir air yang menghubungkan antara bak nutrisi dan media tanam. Sumbu ini dipasang pada bagian bawah netpot , berfungsi mengalirkan air pupuk menuju ke akar.
Sumbunya: kain flanel, atau sumbu kompor.
Media tanamnya: rockwool, perlite, vermikulit, atau kerikil.
C. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN
1. KELEBIHAN
2. KEKURANGAN
B. PRINSIP KERJA
Termasuk teknik hidroponik pasif. Aliran nutrisi bergantung pada gaya kapilaritas dari media tumbuh yang berasal dari sumbu sebagai reservoir—pengalir air yang menghubungkan antara bak nutrisi dan media tanam. Sumbu ini dipasang pada bagian bawah netpot , berfungsi mengalirkan air pupuk menuju ke akar.
Sumbunya: kain flanel, atau sumbu kompor.
Media tanamnya: rockwool, perlite, vermikulit, atau kerikil.
C. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN
1. KELEBIHAN
- Biaya relatif murah dan banyak variasi, dapat memanfaatkan bahan-bahan yang ada di rumah, misalnya botol air minum bekas.M
- udah merakitnya sehingga cocok untuk pemula.
- Tanpa memakai pompa air sehingga tidak tergantung aliran listrik.
- Fleksibel bisa ditanami berbagai jenis sayuran, umumnya sawi, selada, packoy, bayam dan kangkung.
2. KEKURANGAN
- Pertumbuhan lambat. Nutrisi dan oksigen kurang tercampur dengan baik sehingga cenderung mengendap di dasar. Nutrisi tidak terjadi pergerakan sehingga tanaman tidak memperoleh pasokan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan dalam jumlah cukup.
- Tanaman mati. Akar menggantung atau tidak melekat di sumbu memungkinkan sebagian akar mengering sehingga penyerapan nutrisi kurang berjalan dengan baik, bahkan bisa menyebabkan kematian.


0 comments:
Post a Comment