Penelusuran

Sunday, September 9, 2018

7. DRIP IRRIGATION MINI

|
A. TEKNIK APLIKASI
Starterkit ini menerapkan teknik drip irrigation. Sistem terdiri atas boks es krim, pompa air, selang plastik, pipa PVC, dan boks kontainer. Teknik hidroponik ini mengalirkan nutrisi ke setiap tanaman melalui selang plastik secara terus menerus. Nutris masuk melalui celah-celah media tanam dan diserap oleh akar untuk pertumbuhannya. Dengan cara ini, akar tanaman mendapat nutrisi sepanjang hari. Dibutuhkan pompa air untuk menyalurkan nutrisi.


B. PRINSIP KERJA
Nutrisi mengalir secara terus-menerus sepanjang waktu. Nutrisi masuk melalui celah-celah media tanam dan diserap oleh akar. Untuk menyalurkan air memakai pompa listrik.
Membutuhkan media tanam sebagai tempat akar berkembang dan memperkokoh dudukan tanaman. Media tanamnya dipilih yang dapat menyerap air, nutrisi dan oksigen dengan baik. Misalnya sekam bakar, hydroton, kerikil, rockwool, pasir silika, swrbuk sabut kelapa, atau serbuk gergaji. Media tanam yang terlalu halus dapat menyebabkan aliran oksigen menjadi kurang lancar.

C. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN

1. KELEBIHAN

  • Efisien pada pemakaian nutrisi dalam jumlah sedikit, tetapi secara kontinu.
  • Bisa menggunakan wadah, seperti kantong plastik, polibag, atau pot plastik.


2. KEKURANGAN

  • Biaya cukup besar.
  • Boros listrik.
  • Tidak semua tanaman yang bisa ditanam, umumnya cabai, paprika, melon, dan tomat.
  • Tidak banyak variasi.
  • Lebih boros air.
  • Sterilisasi sulit.
  • Media tanam (sekam bakar, serbuk sabut kelapa, serbuk gergaji) mudah memadat.
  • Oksigen disekitar akar berkurang akibat media terlalu padat.
  • Nutrisi dimungkinkan bisa menguap karena terbuka.


0 comments:

Post a Comment

Copyright © 2010 Hidroponik: Macam-macam hidroponik starter, kelebihan serta kekurangan

Template N2y Shadow By Nano Yulianto