A. TEKNIK APLIKASI
Starterkit hidroponik ini memiliki tinggi sekitar 1,5 m. Sistem sirkulasi sama dengan DFT Mini, tetapi untuk penataan pipa PVC dibuat bertingkat miring atau ½A. Jumlahnya 4 pipa PVC, masing-masing 7 lubang. DFT ini berisi 28 lubang.
B. PRINSIP KERJA
Starterkit hidroponik ini memiliki prinsip DFT, mengalirkan nutrisi setebal 3-5cm. Nutrisi dari bak penampungan dialirkan dengan pompa ke seluruh guli berupa pipa PVC, lalu mengalir menuju ke bak penampungan. Aliran nutrisi ini diserap oleh akar tanaman, lalu dialirkan kembali menuju bak penampungan.
C. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN
1. KELEBIHAN
Starterkit hidroponik ini memiliki tinggi sekitar 1,5 m. Sistem sirkulasi sama dengan DFT Mini, tetapi untuk penataan pipa PVC dibuat bertingkat miring atau ½A. Jumlahnya 4 pipa PVC, masing-masing 7 lubang. DFT ini berisi 28 lubang.
B. PRINSIP KERJA
Starterkit hidroponik ini memiliki prinsip DFT, mengalirkan nutrisi setebal 3-5cm. Nutrisi dari bak penampungan dialirkan dengan pompa ke seluruh guli berupa pipa PVC, lalu mengalir menuju ke bak penampungan. Aliran nutrisi ini diserap oleh akar tanaman, lalu dialirkan kembali menuju bak penampungan.
C. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN
1. KELEBIHAN
- Akar tanaman sering terendam air sehingga kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan tanaman tercukupi.
- Tanaman relatif aman sementara waktu jika tiba-tiba pompa mati karena rusak atau pemadaman listrik. Sebagian air yang masih terjebak di pipa PVC mencukupi kebutuhan nutrisi tanaman.
- Dapat diletakkan di sembarangan tempat karena mendapatkan sinar matahari dari segala arah.
2. KEKURANGAN
- Akar mudah busuk karena lama terendam air pupuk.
- Perlu jumlah air di dalam bak kontainer 2 kali kapasitas ketiga pipa PVC.
- Memungkinkan nutrisi yang terjebak di pipa PVC menguap ke udara melalui lubang tanam.
- Memungkinkan terjadinya penumpukan kotoran di bagian akar (menggupal) sehingga menyebabkan munculnya penyakit.


0 comments:
Post a Comment